Korupsi salah siapa ?
Pejabat
dan pebisnis adalah dua objek yang saling terikat dan berhubungan, khususnya
dalam hal korupsi yang selama ini terjadi di negara kita ini. Setiap tahun,
pemerintah menyediakan APBN dengan dana yang tidak sedikit. Ketika ada suatu
proyek, mereka tentu tidak bisa melakukannya sendiri. Untuk itulah diperlukan
vendor-vendor yang harus saling bersaing untuk memperebutkan proyek tersebut. Sayangnya,
ada oknum-oknum vendor yang merasa kualitas vendornya jelek hingga takut kalah
dalam memperebutkan proyek dari pemerintah. Salah satu hal yang mereka lakukan
adalah dengan menyuap orang-orang pemerintahan. Memang nilainya puluhan sampai
ratusan juta, tapi dibanding dengan nilai proyek yang triliunan itu bukan
apa-apa.
Dunia
ini memang sangat mudah untuk dikendalikan oleh orang-orang kaya, namun
orang-orang dengan kualitas terbaiklah yang pada akhirnya bertahan hingga
bertahun-tahun lamanya. Orang kaya akan selalu berusaha mewujudkan impian
dengan menghalalkan segala cara, tetapi orang yang berkualitas akan berpikir
dengan kreatif bagaimana cara mewujudkan impian dengan tidak merusak dan
mengganggu apa pun walau harus berdarah-darah. Menjadi bagian dari pemerintah
adalah sesuatu yang tidak mudah. Baik dari proses masuk hingga ketika di
dalamnya. Karena mereka adalah panutan masyarakat. Begitu pula menjadi
pengusaha. Dari pengusaha toko kecil sampai pengusaha proyek pemerintah
semuanya berpotensi untuk melakukan kesalahan. Jadi, gak ada yang sempurna,
yang ada hanyalah orang-orang khilaf yang secara kebetulan tidak ada yang
mengingatkannya. Atau malah sengaja tidak mengingatkannya. Tentu kita tahu
siapa yang lebih jahat.

Comments
Post a Comment